Harga Cabai di Malang Raya Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru, Rawit Merah Tembus Rp90 Ribu per Kg

Dec 24, 2025 - 16:55
 0
Harga Cabai di Malang Raya Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru, Rawit Merah Tembus Rp90 Ribu per Kg
Menjelang Natal 2025. Harga cabai terus melonjak drastis hingga mendekati Rp90 ribu per kilogram, mempengaruhi belanja rumah tangga (foto cecep rahmat/unsplash)

SUARA3NEWS - Harga cabai di wilayah Malang Raya mengalami kenaikan signifikan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Komoditas cabai rawit merah menjadi yang paling terdampak, dengan harga di sejumlah pasar tradisional Kota Malang menembus Rp75.000 hingga Rp90.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang libur akhir tahun, sementara pasokan cabai dari petani dan pengepul belum sepenuhnya stabil.

Harga Cabai di Kota Malang Lebih Tinggi dari Rata-rata Nasional

Pemantauan di beberapa pasar tradisional, seperti Pasar Gadang dan Pasar Besar Kota Malang, menunjukkan harga cabai rawit merah berada di kisaran Rp75.000 per kilogram, bahkan mencapai Rp90.000 per kilogram untuk kualitas tertentu.

Pedagang mengaku kenaikan harga mulai terasa sejak awal Desember dan terus bergerak naik mendekati perayaan Natal.

“Barangnya tidak kosong, tapi pasokan dari pengepul berkurang. Harga beli sudah tinggi, jadi kami menyesuaikan,” ujar salah seorang pedagang cabai di Pasar Gadang.

Harga tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional, yang berdasarkan pemantauan harga pangan strategis berada di kisaran Rp73.000 per kilogram pada periode yang sama.

Kabupaten Malang dan Kota Batu Ikut Mengalami Kenaikan

Kondisi serupa juga dirasakan di wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu. Meski tidak setinggi Kota Malang, harga cabai rawit merah di dua daerah tersebut berada di kisaran Rp65.000 hingga Rp80.000 per kilogram.

Keterkaitan jalur distribusi antarwilayah di Malang Raya membuat pergerakan harga cabai cenderung saling memengaruhi, terutama saat permintaan meningkat secara bersamaan.

Kontras dengan Daerah Lain di Jawa Timur

Tren kenaikan harga di Malang Raya berbeda dengan sejumlah daerah lain di Jawa Timur, seperti Kabupaten Gresik, yang justru mencatat harga cabai relatif stabil bahkan menurun menjelang Natal karena pasokan dinilai mencukupi dan distribusi berjalan lancar.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa dinamika harga cabai sangat dipengaruhi kondisi pasokan lokal dan efektivitas distribusi di masing-masing daerah.

Dampak ke Konsumen

Lonjakan harga cabai mulai dirasakan masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha kuliner. Sebagian konsumen mengaku mengurangi jumlah pembelian cabai untuk menyesuaikan pengeluaran selama periode Nataru.

Pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga dan stok bahan pokok guna memastikan ketersediaan tetap aman hingga awal tahun 2026.

Harga cabai di Malang Raya, terutama Kota Malang, mengalami kenaikan tajam menjelang Natal dan Tahun Baru 2025–2026, dengan cabai rawit merah tembus hingga Rp90.000 per kilogram. Kondisi ini mencerminkan tekanan pasokan lokal di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.(hz/*)

Helmy zulkarnain S.I.kom Wartawan / redaktur Suara3News Helmy Zulkarnain adalah wartawan Suara3News yang aktif menulis berita nasional, gaya hidup sosial budaya dan teknologi. Ia juga terlibat dalam peliputan berbagai peristiwa publik Bidang liputan: Pemerintahan & Hukum, Nasional, Sosial Budaya wilayah liputan: Malang Raya, Nasional