Usai Mencetak Sejarah di Piala Dunia U-17 tapi Gagal Lolos, Nova Arianto Terancam Diganti PSSI?

Nov 14, 2025 - 12:18
 0
Usai Mencetak Sejarah di Piala Dunia U-17 tapi Gagal Lolos, Nova Arianto Terancam Diganti PSSI?
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto

SUARA3NEWS — Masa depan Nova Arianto sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 kini menjadi tanda tanya besar. Meski sukses membawa Garuda Muda tampil untuk pertama kalinya di ajang bergengsi Piala Dunia U-17 2025, pencapaian tersebut dinilai belum cukup untuk menjamin posisinya tetap aman di kursi pelatih kepala.

Catatan Bersejarah yang Ternoda Kegagalan

Nova Arianto berhasil mencatat sejarah dengan menuntun Timnas Indonesia U-17 menembus babak penyisihan grup dan tampil cukup solid di laga awal. Namun, langkah Garuda Muda terhenti setelah gagal menembus babak 32 besar.

Hasil tersebut memicu perdebatan hangat di kalangan penggemar sepak bola nasional. Banyak yang menilai performa tim sudah cukup baik, tapi tak sedikit pula yang menilai PSSI perlu melakukan evaluasi besar-besaran, termasuk soal posisi pelatih.

“Nova patut diapresiasi karena membawa tim muda ke level dunia. Tapi publik tentu berharap lebih, apalagi kesempatan lolos sebenarnya terbuka lebar,” ujar Rudi Setiawan, analis sepak bola nasional, saat diwawancarai pada Selasa (12/11).

Dukungan Publik Mengalir di Media Sosial

Meski gagal lolos ke 32 besar, dukungan kepada Nova Arianto justru membanjiri media sosial. Tagar #TerimaKasihNova sempat menduduki posisi trending di platform X (Twitter). Banyak warganet menilai Nova telah memberikan warna baru bagi sepak bola usia muda Indonesia.

“Nova membawa semangat dan disiplin. Hasil boleh kurang, tapi prosesnya luar biasa,” tulis akun @GarudaMudaPride.

Keputusan dan Evaluasi dari PSSI

PSSI memastikan akan melakukan evaluasi rutin terhadap performa Timnas U-17 yang dilatih oleh Nova Arianto setelah berakhirnya turnamen.

Di sisi lain, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam sebuah sesi tanya jawab presscon, PSSI mengungkapkan niat untuk memberikan kesempatan kepada Nova Arianto untuk "naik kelas" melatih Timnas U-20. Langkah ini merupakan bagian dari upaya PSSI dalam meregenerasi pemain muda.

Namun, PSSI menekankan bahwa promosi ini belum ditetapkan secara resmi. Pengangkatan Nova Arianto sebagai pelatih U-20 harus melalui proses usulan dari Badan Tim Nasional (BTN) dan direktur teknik, sebelum akhirnya diputuskan dalam rapat Exco PSSI.

Sementara itu Nova Arianto memilih untuk tetap fokus. Ia menegaskan bahwa misinya sejak awal bukan semata mengejar hasil instan, melainkan membangun karakter dan mental pemain muda.

“Saya sudah siap dievaluasi. Yang terpenting, anak-anak ini belajar banyak dan berkembang. Itu tujuan utama saya,” ujar Nova seusai latihan di Jakarta, Senin (11/11).

“Dan selanjutnya saya serahkan lagi kepada PSSI, situasi apa ke depannya yang terjadi. Kita lihat ke depannya akan seperti apa.” usai kemenangan Indonesia U-17 atas Honduras di Piala Dunia U-17.

Pernyataan Resmi BTN PSSI

“Berkaitan dengan evaluasi, setiap selesai turnamen apapun, pasti Coach Nova, pelatih dan tim kepelatihan itu akan membuat laporan dan itulah yang kita evaluasi. Mana yang sudah bagus ya harus disampaikan, mana yang kurang ya harus disampaikan supaya ada pembenahan.” Ucap  Sumardji (Ketua Badan Tim Nasional PSSI) mengenai evaluasi Nova Arianto. Selasa (12/11)

“Jadi sekali lagi, kalau berkaitan dengan evaluasi itu adalah evaluasi untuk perbaikan. Jadi jangan diartikan lain-lain ya.” — Sumardji menegaskan bahwa evaluasi bukan berniat mencopot secara otomatis, tetapi demi pembenahan. (red)