Bawaslu Kota Malang Minta Pasangan WALI Hentikan Kampanye Tebus Murah Sembako
SUARA3NEWS, Kota Malang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang keluarkan imbauan kepada Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota serta Tim Kampanye nomor urut 1 (WALI) untuk menghentikan kegiatan kampanye dalam bentuk tebus murah sembako.
Dalam surat bernomor 361/PM.00.02/K.JI-34/10/2024 disebutkan bahwa berdasarkan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024 Tentang Kampanye telah diterangkan metode, bentuk serta aturan yang harus dilaksanakan oleh pasangan calon peserta Pilkada 2024.
Surat imbauan Imbauan dari Bawaslu yang bersifat penting tertanggal 3 Oktober 2024 ditandatangani secara langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Malang , Mochamad Arifudin, S.Hum.
Dalam aturan yang telah ditentukan, dimaknai bahwa seluruh kegiatan kampanye yang dilaksanakan oleh oleh peserta Pilkada tahun 2024 memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan kampanye diluar ketentuan yang berlaku.
Metode kampanye meliputi ; pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog, debat publik atau debat terbuka antar paslon, penyebaran bahan kampanye kepada umum, pemasangan alat peraga, Iklan media cetak dan media massa elektronik dan atau kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye dan peraturan perundang-undangan.
Setelah mencermati dan mengkaji metode kampanye yang dilaksanakan oleh pasangan nomor urut 1 Wahyu Hidayat dan Ali dalam bentuk “sosialisasi dan tebus murah sembako”, Bawaslu meminta untuk dihentikan. Selanjutnya bentuk sosialisasi dan dialog tetap bisa dilanjutkan bersama dengan warga masyarakat.
Suryadi saat dikonfirmasi, salah satu tim kampanye yang berasal dari Partai Golkar Kota Malang belum merespon telepon media ini.
Berdasarkan penelurusan media ini di lapangan, salah satu warga Lesanpuro yang ditemui oleh media ini menuturkan bahwa dirinya didatangi salah seorang yang mengaku dari Tim Pemenangan WALI dirumahnya.
Warga yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut mengaku ditawari tebus murah sembako seharga 1000 rupiah dengan syarat menyerahkan KTP untuk didata dan memberikan dukungan ke Pasangan Calon Nomor urut 1.
“Iya mas, saya didatangi ke rumah saya oleh seseorang yang mengaku dari tim nomor 1 untuk meminta KTP dan nanti bisa ditukar dengan tebus murah sembako seharga 1000 rupiah,” ungkap seorang warga.
Program tebus murah sembako menjadi program unggulan pasangan WALI. Mengutip dari Jatim Times 30 September 2024, Program tebus murah ini dilakukan secara merata disemua titik yang menjadi lokasi kampanye paslon nomor urut 1 tersebut. Baik oleh Wahyu Hidayat maupum calon wakil walikota Ali Muthohirin.
Sampai saat ini, setidaknya ada sebanyak 3.900 warga yang telah menerima manfaat atas tebus sembako murah tersebut. Sembako yang dhargai 1000 rupiah tersebut terdiri dari 1 liter minyak goreng, 1 kg beras dan 1 kilogram gula.

