Antrean BBM Subsidi Pertalite Masih Terjadi di Malang, SPBU BP Panglima Sudirman Terpantau Lengang

Oct 13, 2026 - 13:17
 0
Antrean BBM Subsidi Pertalite Masih Terjadi di Malang, SPBU BP Panglima Sudirman Terpantau Lengang
Antrean kendaraan untuk mendapatkan Pertalite di SPBU Pertamina kawasan Embong Brantas, Kota Malang, Selasa (13/10/2026) siang. (Foto: Suara3News)

SUARA3NEWS – Antrean kendaraan untuk mendapatkan Pertalite masih terlihat di SPBU Pertamina kawasan Embong Brantas, Kota Malang, Selasa (13/10/2026) siang. Pada waktu yang berdekatan, kondisi SPBU BP di kawasan Panglima Sudirman justru terpantau relatif lengang.

Situasi ini terjadi di tengah keluhan masyarakat dalam beberapa hari terakhir mengenai sulitnya menemukan Pertalite di sejumlah SPBU Malang Raya.

Sebelumnya, antrean panjang hingga kekosongan Pertalite telah diberitakan terjadi di beberapa lokasi. Pengendara yang mendapati stok habis harus mencari SPBU lain, sementara kepastian kapan BBM tersedia kembali menjadi salah satu persoalan yang mereka hadapi.

Distribusi Diatur, Antrean Masih Terlihat

Pertamina sebelumnya menyampaikan penyesuaian pola distribusi BBM untuk menjaga ketersediaan pasokan di Malang Raya. Pengiriman dari Surabaya diatur tiga kali sehari, sekitar pukul 01.00, 07.00, dan 13.00 WIB. Pada akhir pekan, pengiriman direncanakan dapat ditambah menjadi empat ritase. Fuel Terminal Malang juga dioperasikan selama 24 jam untuk mendukung penyaluran.

Dalam pemberitaan ANTARA pada 11 Oktober, rata-rata konsumsi seluruh jenis BBM di Malang Raya selama September 2026 disebut mencapai sekitar 720 kiloliter per hari. Angka ini mencakup berbagai jenis BBM, bukan konsumsi Pertalite saja.

Pengaturan tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina memenuhi kebutuhan BBM di wilayah Malang Raya. Namun, pada pantauan Selasa siang, antrean Pertalite masih terlihat di Embong Brantas.

Belum ada keterangan terbaru yang memastikan kondisi stok Pertalite di SPBU tersebut saat antrean terjadi. Karena itu, pantauan ini belum cukup untuk menyimpulkan apakah antrean dipicu keterlambatan pasokan, tingginya permintaan, atau gabungan sejumlah faktor.

SPBU BP Panglima Sudirman Relatif Lengang

Kondisi berbeda terlihat di SPBU BP kawasan Panglima Sudirman, Kota Malang. Saat dipantau pada Selasa siang, SPBU swasta yang menyediakan BBM nonsubsidi tersebut relatif lengang.

Kondisi SPBU BP kawasan Panglima Sudirman, Kota Malang, yang relatif lengang saat pantauan Selasa (13/10/2026) siang. (Foto: Suara3News)

Dua kondisi kontras itu terekam dalam pantauan pada hari yang sama: antrean kendaraan di SPBU Pertamina Embong Brantas untuk mendapatkan BBM subsidi Pertalite, sementara aktivitas di SPBU BP Panglima Sudirman BBM non subsidi terlihat lebih sepi yang mana beberapa bulan lalu terlihat antrean panjang disini.

Pengendara Berisiko Harus Berpindah SPBU

Ketika Pertalite tidak tersedia di SPBU yang didatangi, pengendara harus mencari lokasi lain. Situasi seperti ini dapat menambah waktu perjalanan, terlebih jika mereka belum mengetahui SPBU mana yang masih memiliki stok.

Kekhawatiran sulit mendapatkan BBM juga bisa mendorong sebagian konsumen mengisi lebih awal atau mengantisipasi kebutuhan ketika menemukan Pertalite tersedia. Jika banyak pengendara melakukan hal serupa dalam waktu berdekatan, antrean berpotensi bertambah dan stok di SPBU tertentu bisa lebih cepat habis.

Sementara itu, antrean di Embong Brantas pada Selasa siang menunjukkan pengaturan distribusi yang telah diumumkan belum menghilangkan antrean di lapangan. Kondisi pasokan terkini masih perlu dipastikan melalui keterangan Pertamina dan pemantauan lanjutan.(hz)

Helmy Zulkarnain Wartawan / redaktur Suara3News Helmy Zulkarnain adalah wartawan Suara3News yang aktif menulis berita nasional, gaya hidup sosial budaya dan teknologi. Ia juga terlibat dalam peliputan berbagai peristiwa publik Bidang liputan: Pemerintahan & Hukum, Nasional, Sosial Budaya wilayah liputan: Malang Raya, Nasional