Hujan Gerimis Tak Hentikan Emba JetBus Run 2026 di Malang, 3.600 Pelari Tetap Gas

Jan 19, 2026 - 17:01
 0
Hujan Gerimis Tak Hentikan Emba JetBus Run 2026 di Malang, 3.600 Pelari Tetap Gas
Ribuan peserta Emba JetBus Run 2026 memulai lomba dari Jalan Kertanegara, Kota Malang, Minggu 18/01/2026, meski diguyur hujan gerimis sejak pagi.(foto/suara3news)

SUARA3NEWS - Hujan gerimis yang turun sejak pagi tak menghentikan langkah ribuan pelari di Kota Malang. Sebanyak 3.600 peserta dari berbagai daerah tetap memadati Jalan Kertanegara saat Emba JetBus Run 2026 dimulai, Minggu pagi 18/01/2026, tepat pukul 05.00 WIB. Bagi warga Malang, event ini menjadi salah satu penanda bangkitnya agenda sport tourism di awal tahun.

Start dan finish lomba dipusatkan di Jalan Kertanegara, Kota Malang. Ajang ini dilepas langsung oleh Wali Kota Malang dengan flag off pukul 05.00 WIB, menandai dimulainya salah satu event lari paling kompetitif di awal tahun 2026.

Berbeda dengan fun run, Emba JetBus Run 2026 mengusung konsep full race, yang benar-benar menitikberatkan pada persaingan atletik. Tak hanya pelari komunitas, sejumlah pelari nasional dan atlet berprestasi turut ambil bagian, menjadikan lintasan Malang pagi itu sarat adu kecepatan.

Panitia melalui perwakilannya, Eko Cahyono, mengatakan event ini sejak awal dirancang untuk menempatkan Kota Malang sebagai kota yang ramah bagi pelari.

“Tujuan Emba JetBus Malang 10K ini ingin menjadikan Malang sebagai kota rujukan event lari nasional. Konsepnya full race, benar-benar kompetitif, dan akan rutin digelar setiap bulan Januari,” kata Eko di sela kegiatan.

Menurutnya, pemilihan bulan Januari bukan tanpa alasan. Selama ini, kalender event lari nasional didominasi periode April hingga Desember. Emba JetBus Run justru mengambil momentum awal tahun yang relatif kosong dari agenda nasional.

Tak hanya lomba lari, Emba JetBus Run 2026 juga diramaikan bazaar UMKM, booth sponsor, serta hiburan musik, yang membuat kawasan sekitar lintasan tetap hidup sejak pagi hari. Kehadiran aktivitas pendukung ini turut menarik perhatian warga yang datang untuk menonton dan memberi dukungan.

Dari sisi prestasi, persaingan ketat terjadi di berbagai kategori. Pada kategori 10 kilometer umum putra, Robi Sianturi keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu tercepat 31 menit 37 detik, sekaligus membawa pulang hadiah sebesar Rp20 juta.

Sementara itu, kategori 10 kilometer umum putri dimenangkan Agustina Malik dengan waktu 37 menit 17 detik, dan berhak atas hadiah Rp20 juta.

Di kategori 5 kilometer umum putra, posisi pertama diraih Nurshodiq dengan catatan waktu 15 menit 37 detik, disusul hadiah Rp8 juta. Adapun kategori 5 kilometer umum putri, juara diraih Inge Prasetyo dengan waktu 20 menit 48 detik, dan hadiah Rp8 juta.

Salah satu peserta, Indah, mengaku mengikuti event ini bukan hanya untuk mengejar catatan waktu, tetapi juga suasana kebersamaan.

“Ikut Emba Run karena pengin seru-seruan bareng warga Malang dan biar makin semangat olahraga. Acaranya seru dan menyenangkan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Doni, peserta lainnya, yang menjadikan Emba JetBus Run sebagai pembuktian diri.

“Ini virgin race saya. Meski hujan, acaranya menyenangkan, rutenya bagus, dan pelaksanaannya rapi,” katanya.

Panitia memastikan Emba JetBus Run akan terus dikembangkan dan ditargetkan menjadi agenda rutin tahunan setiap Januari, dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan dan total hadiah. Tahun ini, total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp430 juta, meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Dengan ribuan peserta, konsep kompetitif, serta dukungan ekosistem kota, Emba JetBus Run 2026 kembali menegaskan posisi Kota Malang sebagai destinasi sport tourism yang mulai diperhitungkan secara nasional. (hz)

Helmy zulkarnain S.I.kom Wartawan / redaktur Suara3News Helmy Zulkarnain adalah wartawan Suara3News yang aktif menulis berita nasional, gaya hidup sosial budaya dan teknologi. Ia juga terlibat dalam peliputan berbagai peristiwa publik Bidang liputan: Pemerintahan & Hukum, Nasional, Sosial Budaya wilayah liputan: Malang Raya, Nasional