Gempa Pagi Guncang Malang Selatan, Warga Sempat Kaget Saat Aktivitas Dimulai

Jan 19, 2026 - 17:03
 0
Gempa Pagi Guncang Malang Selatan, Warga Sempat Kaget Saat Aktivitas Dimulai
Ilustrasi lokasi gempa bumi di wilayah selatan Kabupaten Malang. Berdasarkan data BMKG, gempa bermagnitudo 3,6 terjadi di perairan selatan Jawa Timur pada Senin (19/1/2026) dan tidak berpotensi tsunami.

SUARA3NEWS - Suasana pagi di wilayah Malang Selatan sempat terganggu setelah gempa bumi tektonik terasa oleh warga, Senin (19/1/2026). Getaran terjadi saat sebagian masyarakat mulai beraktivitas, menimbulkan kepanikan ringan meski hanya berlangsung singkat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut berkekuatan Magnitudo 3,6, dengan pusat gempa berada di perairan selatan Jawa Timur, relatif jauh dari pusat permukiman warga. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan tidak memicu kerusakan.

Getaran Terasa, Warga Sempat Berhenti Beraktivitas

Sejumlah warga di beberapa kecamatan wilayah selatan Kabupaten Malang mengaku merasakan getaran ringan. Meski tidak sampai membuat bangunan bergoyang kuat, guncangan cukup terasa sehingga sebagian warga memilih berhenti sejenak dari aktivitasnya.

“Getarannya terasa sebentar, seperti ada truk besar lewat, tapi agak berbeda. Tidak lama langsung berhenti,” ujar seorang warga pesisir selatan Malang.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Aparat desa dan relawan setempat juga memastikan kondisi lingkungan tetap aman.

Data Resmi BMKG

Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 07.31 WIB dengan parameter sebagai berikut:

  • Magnitudo: 3,6

  • Kedalaman: sekitar 10 kilometer

  • Lokasi pusat gempa: perairan selatan Jawa Timur

  • Status: tidak berpotensi tsunami

BMKG menjelaskan, gempa ini tergolong gempa dangkal yang umum terjadi di zona selatan Pulau Jawa akibat aktivitas pertemuan lempeng tektonik.

Wilayah Selatan Malang Masuk Zona Aktif Gempa

Secara geografis, wilayah selatan Kabupaten Malang memang berada di jalur rawan gempa karena berhadapan langsung dengan zona subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. Aktivitas gempa berskala kecil hingga menengah kerap terjadi dan umumnya tidak menimbulkan dampak serius.

Meski demikian, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah keselamatan dasar saat gempa terjadi, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan pesisir dan perbukitan.

Imbauan untuk Masyarakat

BMKG mengimbau warga agar:

  • Tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi

  • Mengikuti informasi resmi dari BMKG

  • Memastikan lingkungan rumah aman dari potensi benda jatuh saat terjadi gempa

  • Mengetahui jalur evakuasi sebagai bagian dari kesiapsiagaan bencana

Gempa yang terjadi pagi ini menjadi pengingat bahwa aktivitas seismik di wilayah selatan Jawa Timur masih aktif, meski sebagian besar tidak berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.(red)