Generasi Emas Indonesia Jawa Timur Bersama STIB Banyuwangi
SUARA3NEWS, Banyuwangi - Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) Banyuwangi selenggarakan ujian tertutup tesis dua mahasiswa S2 STIB Banyuwangi pada hari Kamis, (5/9/2024).
Agenda tersebut merupakan lanjutan dari ujian empat mahasiswa pada 28 Agustus lalu. Total enam mahasiswa pascasarjana STIB Banyuwangi yang sudah siap yudisium dan mengikuti wisuda pada tahun ini.
Hal tersebut diutarakan oleh kepala staff administrasi pascasarjana STIB Banyuwangi, Wawan Pristiawan, S.P.d., M.Pd. Sebagai informasi Wawan Pristiawan juga merupakan tokoh praktisi pendidikan muda, kandidat doktor muda yang juga Wakil Sekretaris Umum Badan Pengurus Wilayah Generasi Emas Indonesia (BPW GESID) Jawa Timur.
“Ini semua merupakan sebuah langkah kongkrit telah diambil oleh enam mahasiswa pascasarjana STIB Banyuwangi, yang dalam dua pekan ini telah melaksanakan ujian tesis di ruang gedung Rektorat lantai 2 pascasarjana STIB Banyuwangi. Ujian ini merupakan salah satu tahap akhir dari perjalanan akademik mereka yang penuh tantangan, dan sekaligus menjadi momen krusial dalam menentukan masa depan mereka sebagai akademisi. Ujian bukan akhir dari proses pembelajaran namum ujian adalah awal memasuki pintu gerbang baru suatu peradaban dunia,” ujar Wawan Pristiawan.
Dalam ujian tesis ini melibatkan sejumlah dosen dan pakar yang bertindak sebagai tim penguji. Di antaranya adalah Dr. Haya, S.H., M.Pd.I., seorang akademisi yang dikenal luas dengan kepakarannya dalam bidang pendidikan; Dr.H.Moh. Mundir, S.H., S.Pd., M.Pd.I., yang memiliki pengalaman panjang dalam penelitian dan pengajaran; Dr. Widi Harsono, SE, M.Si., seorang pakar ekonomi yang juga memiliki minat besar terhadap penelitian interdisipliner; serta Dr. Muhtar Ghozali, M.Pd., yang dikenal dengan pendekatan pedagogis yang inovatif.
Agenda tersebut diawali sambutan dan motivasi oleh Ketua STIB Banyuwangi Bapak Anang Joko Purnomo, M.M. Pada sambutannya pihaknya menyampaikan agar kedepan harus mengikuti perkembangan zaman, dimana kita akan terus dihadapkan dengan kemajuan teknologi, untuk itu kita harus tertantang dan mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut, mahasiswa STIB harus bersama-sama berkolaborasi dan berjuang menjunjung nama baik lembaga dimanapun berada.
Ujian tesis ini dibuka secara resmi oleh Pembina Yayasan Puspa Dunia, Dr. H. Teguh Sumarno, MM. Dalam sambutannya Teguh Sumarno memberikan motivasi, dorongan semangat serta apresiasi kepada para mahasiswa yang telah sampai pada tahap ini. Pihaknya juga menyampaikan komitmen yayasan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di STIB Banyuwangi yang berencana untuk membuka program doktoral (S3).
“Saya ucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan ujian tesis. Smangats perjuangan kedepan lebih nenantang dan wajib kita hadapi, kita harus berani mengisi ruang ruang strategis dalam negeri ini. Kami dari pihak pengelola akan berusaha sebaik mungkin untuk terus mengembangkan kampus kita ini,” tutur Teguh Sumarno.
“Selain itu, ke depannya kami akan membuka program S3 sebagai salah satu langkah strategi yang diharapkan dapat menjadikan STIB Banyuwangi menjadi salah satu pusat unggulan dalam bidang ilmu pendidikan Islam di Indonesia,” sambung Teguh Sumarno.
Sebagai informasi selain dikenal sebagai pembinaYayasan Puspa Dunia, Teguh Sumarno juga dikenal sebagai sosok aktivis pemuda. Bahkan saat ini beliau juga baru saja terpilih sebagai ketua umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI).

