Angkot Pelajar Gratis Malang Belum Jalan, Target Agustus Belum Pasti
SUARA3NEWS– Program angkutan pelajar gratis di Kota Malang masih diupayakan beroperasi pada Agustus 2026. Namun hingga Rabu (26/8/2026), tanggal pasti layanan tersebut mulai berjalan belum ditetapkan. Sejumlah tahapan teknis dan administrasi masih harus diselesaikan.
Persiapan armada memang sudah berjalan. Sebanyak 73 angkutan kota (angkot) telah dipasangi perangkat Global Positioning System (GPS). Pada saat yang sama, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang masih memeriksa kelengkapan kendaraan dan pengemudi yang akan masuk dalam program.
Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan pemeriksaan masih menemukan kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi, termasuk terkait STNK dan SIM.
“Kan kami periksa, ada yang kurang STNK dan SIM tidak ada,” ujar Widjaja, dikutip MalangTIMES, Senin (24/8/2026).
Dishub menyebut kebutuhan ideal layanan berada di kisaran 80 armada. Namun pemeriksaan terhadap kendaraan yang disiapkan masih berlangsung sehingga jumlah armada yang benar-benar siap beroperasi belum dapat dipastikan.
Di sisi operator, masih ada tahapan yang harus diselesaikan. Dishub menunggu hasil audit internal koperasi yang akan menjalankan layanan tersebut. Setelah proses itu selesai, kontrak dengan operator baru dapat dituntaskan.
Skema operasional menggunakan Buy The Service (BTS), dengan pembayaran layanan yang mengacu pada jarak tempuh dan biaya operasional kendaraan. GPS yang terpasang menjadi bagian dari sistem pemantauan perjalanan armada.
Dishub juga telah menyiapkan 15 rute angkutan pelajar dengan titik naik dan turun. Rute tersebut diarahkan menjangkau kawasan sekolah yang sebelumnya belum terlayani bus sekolah, di antaranya kawasan SMPN 26 dan SMPN 28.
Target Bergeser dari Juli
Program angkutan pelajar gratis ini sebelumnya ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026. Pada 3 Juli, Dishub Kota Malang menyebut layanan ditargetkan paling lambat berjalan pada akhir Juli.
Target itu belum terealisasi hingga memasuki Agustus.
Memasuki bulan ini, pemerintah kembali mengupayakan layanan tersebut berjalan. Namun sampai 26 Agustus, belum ada tanggal pasti kapan angkot pelajar gratis mulai mengangkut siswa.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat juga menyebut program tersebut ditargetkan berjalan bulan ini, tetapi belum dapat memastikan waktu operasionalnya.
Sementara itu, pemeriksaan armada dan pengemudi, audit koperasi serta penyelesaian kontrak operator masih menjadi tahapan yang harus dituntaskan.
Agustus tinggal menyisakan beberapa hari. Sampai saat ini, kepastian kapan angkot pelajar gratis benar-benar mulai melayani siswa masih belum disampaikan.(hz/*)

