Tokoh NU Kidul Dalem Klojen Beri Dukungan HC-Ganis Pada Pilkada Kota Malang
SUARA3NEWS, Kota Malang - Satu persatu tokoh Nahdlatul Ulama memberikan dukungan kepada pasangan Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah pada Pilkada Kota Malang 2024.
Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi islam terbesar di Indonesia. Tak pelak warga NU menjadi bidikan para calon Kepala Daerah yang berlaga dalam Pilkada Kota Malang.
Suara warga NU diincar oleh para kontestan untuk mendapatkan massa yang besar sehingga tokoh-tokoh NU menjadi bagian dari tim yang tidak bisa dianggap sembarangan.
Sebut saja Abah Mustakim Machin (71th) yang merupakan tokoh NU di wilayah Kodul Dalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Ia merupakan tokoh dikalangan warga NU.
Bagi Abah Mustakim, politik dalam Pilkada memang perlu untuk diikuti. Selain untuk mencari sosok pemimpin, Pilkada dapat memberikan harapan bagi kesejahteraan warga masyarakat terutama di wilayah-wilayah tertentu yang belum diperhatikan dalam pembangunan.
Ditemui saat berada di Pasar Besar Kota Malang, Abah Mustakim yang juga banyak berkecimpung di dunia pedagang pasar berharap Pilkada ini mampu memunculkan sosok pemimpin yang peduli terhadap rakyatnya, Selasa (1/10/2024).
Abah Mustakim merasa bahwa saat ini diperlukan sosok pemimpin muda yang bebas dari kepentingan masa lalu. Selain itu dia berharap pemimpin Kota Malang ke depan harus bersih dan tidak terjerat kasus korupsi.
“Saya memilih pemimpin muda, dan oleh karenanya saya mendukung pasangan Heri Cahyono dan Ganis Rumpoko untuk membawa Kota Malang menjadi lebih baik lagi,” ucap Abah Mustakim kepada media ini.
Pria yang sudah berusia 71 tahun ini menganggap bahwa pasangan HC-Ganis cocok dengan cita-cita dan harapan terutama menata pasar besar di Kota Malang.
“Saya mendengarkan secara langsung janji dari Heri Cahyono dan secara konkrit tidak akan membongkar pasar besar secara keseluruhan karena akan berdampak kepada para pedagang. Selain itu calon Wali Kota HC berjanji tidak akan menggunakan sepenuhnya dana dari APBD dan APBN melainkan bekerja sama dengan para investor,” jelasnya.
Bahkan Abah Mustakim secara jelas mengatakan akan mengkonsolidasi ulama-ulama kampung untuk memenangkan pasangan wali kota dan wakil wali kota HC-Ganis.
“Berharap kepada calon pemimpin itu boleh, saya menginginkan kepada Heri Cahyono pada saat diberi amanah untuk memimpin Kota Malang supaya memperhatikan rakyat kecil terutama para pedagang serta generasi muda supaya tidak terjerumus dalam masalah-masalah sosial dengan pendidikan keagaaman yang baik,” ungkapnya.
Dukungan politik dari tokoh NU kepada HC-Ganis bukan tanpa alasan. Selain Heri Cahyono yang mempunyai Pondok Pesantren di wilayah Kasembon Kabupaten Malang, Ganis Rumpoko diketahui juga pernah menjadi salah satu pengurus di Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Wilayah Jawa Timur dimasa Ketua PWNU Kyai Marzuki Mustamar.
“HC itu bisa mewakili kita warga NU, apalagi Ganis Rumpoko seingat saya juga pernah menjadi pengurus LPNU wilayah Jawa Timur. Sehingga keduanya sangat klop dan cocok jika melihat sejarahnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini Abah Mustakim menunturkan bahwa kedekatan kedua orang calon ini kepada NU akan diwujudkan dalam menggerakkan masyarakat untuk memenangkan HC-Ganis dalam Pilkada Kota Malang 2024 mendatang.
"Penting untuk terlibat dalam politik untuk memenangkan kandidat yang yang terbaik serta bersih dan memperlihatkan kepedulian terhadap umat Islam terutama di Kota Malang,” tutup Abah Mustakim.

