Paralayang Batu Tetap Ramai di Hari Kerja, Mulai Harga Tiket hingga Sunset Jadi Daya Tariknya

Jul 8, 2026 - 17:41
 0
Paralayang Batu Tetap Ramai di Hari Kerja, Mulai Harga Tiket hingga Sunset Jadi Daya Tariknya
Suasana kawasan Wisata Paralayang Kota Batu saat musim libur sekolah masih dipadati pengunjung meski bertepatan dengan hari kerja. Selain panorama sunset yang menjadi favorit wisatawan, akses menuju lokasi kini semakin nyaman dengan beragam fasilitas penunjang yang membuat destinasi ini tetap menjadi salah satu primadona wisata di Kota Batu. (Foto: Suara3News/Dok.)

SUARA3NEWS – Deretan kendaraan terus naik menuju kawasan Wisata Paralayang Kota Batu, Senin (6/7/2026) sore. Padahal saat itu bukan akhir pekan. Sejak sekitar pukul 14.49 WIB hingga menjelang matahari terbenam, wisatawan datang silih berganti menikmati panorama pegunungan dan hamparan Kota Batu dari ketinggian.

Ramainya pengunjung pada hari kerja diduga masih dipengaruhi momentum libur sekolah. Suasana di area wisata pun tampak hidup. Sebagian wisatawan memilih bersantai di gardu pandang, sementara lainnya mengabadikan momen di berbagai spot foto yang menghadap langsung ke lembah.

Hasil pengamatan di lokasi juga menunjukkan akses menuju kawasan Paralayang kini jauh lebih nyaman dibanding beberapa tahun lalu. Kondisi jalan yang semakin baik membuat perjalanan menuju lokasi terasa lebih mudah dilalui, termasuk bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung.

Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp35 ribu per orang, pengunjung sudah dapat menikmati kawasan Wisata Paralayang sekaligus Taman Langit. Tarif tersebut juga sudah termasuk biaya parkir sehingga dinilai cukup sepadan dengan fasilitas yang tersedia.

Tak hanya menawarkan panorama alam, kawasan wisata ini juga didukung berbagai fasilitas penunjang. Sejumlah warung berjajar menyediakan aneka makanan ringan hingga menu berat. Bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana lebih santai, tersedia pula kafe di area Taman Langit yang menjadi salah satu titik favorit untuk menikmati pemandangan sore.

Kawasan bukit wisata paralayang di kota Batu, berolahraga diatas ketinggian sambil menikmati keindahan view pegunungan dan kota Batu.(foto:suara3news/dok)

Meski demikian, wisatawan disarankan menyiapkan uang tunai sebelum berkunjung. Berdasarkan pengamatan di lapangan, transaksi di sebagian besar tenant masih didominasi pembayaran tunai maupun transfer bank karena belum tersedia sistem pembayaran menggunakan QRIS.

Salah seorang pengunjung, Indrika, mengaku sudah beberapa kali datang ke Paralayang. Menurutnya, daya tarik utama destinasi ini bukan hanya panorama Kota Batu dari atas bukit, tetapi juga momen matahari terbit dan matahari terbenam yang selalu dinantikan wisatawan.

"Kalau menurut aku, Paralayang itu ikonik. Pagi bisa lihat sunrise, sore sunset-nya juga bagus banget. Yang paling aku suka justru kafe di atas dan pemandangannya," ujarnya.

Indrika menilai harga tiket masuk masih sepadan dengan pengalaman yang diperoleh. Namun, ia berharap pengelola terus meningkatkan kebersihan kawasan serta memperkuat pengamanan di beberapa titik yang kerap didatangi pengunjung, khususnya anak-anak dan remaja.

"Mungkin kebersihannya lebih diperhatikan. Terus di beberapa bagian bawah juga lebih diperhatikan lagi soal keamanannya," katanya.

Pendapat serupa disampaikan Angel, wisatawan yang baru pertama kali mengunjungi Paralayang atas rekomendasi teman-temannya. Ia mengaku tidak kecewa setelah melihat langsung suasana di lokasi.

"Tempatnya bagus, estetik buat foto dan sesuai ekspektasi. Menurutku harga tiketnya juga masih worth it," ungkapnya.

Selain menikmati kawasan Paralayang, Angel juga sempat mengunjungi Taman Langit yang berada dalam satu area wisata. Menurutnya, taman tersebut terlihat terawat sehingga menjadi lokasi yang menarik untuk berfoto.

Menjelang senja, jumlah pengunjung belum juga berkurang. Sebagian memilih menikmati semburat cahaya matahari yang mulai tenggelam di balik perbukitan, sementara yang lain masih mengantre bergantian mengabadikan momen di berbagai titik swafoto.

Ramainya Wisata Paralayang pada hari kerja menjadi gambaran bahwa destinasi ini masih menjadi salah satu magnet wisata andalan Kota Batu selama musim liburan. Dukungan akses yang semakin baik, panorama alam, serta fasilitas yang terus berkembang membuat kawasan ini tetap menjadi pilihan wisatawan, meski masih terdapat beberapa catatan seperti peningkatan kebersihan, aspek keselamatan, dan penyediaan sistem pembayaran digital agar pelayanan kepada pengunjung semakin optimal.(ra/hz)

Rahmah Keahlian: Ekonomi dan Bisnis ,news Update, gaya hidup : wisata dan fashion ,serta berita lokal dan nasional lokasi liputan : Kota Malang kota batu kota surabaya