Tiket KA Lebaran 2026 dari Surabaya Nyaris 40 Persen Ludes, H-3 Jadi Tanggal Paling Diburu
SUARA3NEWS - Belum masuk puncak arus mudik, tapi kursi kereta api jarak jauh dari Surabaya sudah terisi hampir separuhnya. Jika Anda belum pegang tiket Lebaran 2026, waktunya mulai waspada—karena tanggal favorit mulai menipis.
Penjualan tiket kereta api (KA) jarak jauh untuk Angkutan Lebaran 2026 di wilayah KAI Daop 8 Surabaya terus menunjukkan tren peningkatan signifikan. Hingga akhir Februari, tercatat 222.556 tiket telah terjual atau setara 39,5 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk yang disiapkan.
Data tersebut merupakan akumulasi keberangkatan pada periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Angka ini diproyeksikan masih akan terus bertambah seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri dan meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa tanggal dengan tingkat penjualan tertinggi sementara ini jatuh pada 18 Maret 2026 (H-3). Pada tanggal tersebut, sebanyak 20.780 tiket telah terjual.
“Tingginya angka penjualan di H-3 menunjukkan antusiasme masyarakat untuk bepergian menjelang Lebaran. Namun tiket untuk tanggal dan relasi lainnya masih tersedia dalam jumlah cukup,” ujar Mahendro, Sabtu (28/2/2026).
Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas saat arus mudik dan balik, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 59 perjalanan KA jarak jauh setiap hari. Rinciannya terdiri dari 49 KA reguler, lima KA tambahan dari Stasiun Surabaya Gubeng, tiga KA tambahan dari Stasiun Surabaya Pasarturi, serta dua KA tambahan dari Stasiun Malang.
Tak hanya menambah frekuensi perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya juga menggulirkan program stimulus berupa potongan tarif 30 persen untuk kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026.
Dari total kuota 188.288 tiket diskon yang disediakan, sebanyak 67.231 tiket telah terjual. Artinya, masih ada 121.057 tiket tarif khusus yang bisa dimanfaatkan calon penumpang.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat agar segera menyusun rencana perjalanan dan melakukan pemesanan melalui kanal resmi sebelum kuota habis.
Dengan perencanaan lebih awal, perjalanan mudik dan arus balik Lebaran 2026 diharapkan berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman tanpa drama kehabisan tiket di menit terakhir. (hz/*)

