Motor Mahasiswi Magang Raib di Kos Lowokwaru, Hilang Saat Ditinggal Tidur
SUARA3NEWS - Kawasan rumah kos mahasiswa di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, kembali dihantui aksi pencurian kendaraan bermotor. Kali ini seorang mahasiswi yang sedang menjalani program magang menjadi korban setelah sepeda motor miliknya raib saat diparkir di area kos kawasan Jalan Candi Panggung.
Korban berinisial A, baru mengetahui motornya hilang pada Kamis pagi (7/5/2026) sekitar pukul 08.40 WIB saat hendak beraktivitas.
“Pas saya turun kok sudah enggak ada. Saya sempat tanya ke apotek dekat situ, awalnya mereka kira saya sudah berangkat,” ujar A kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).
Rumah kos yang ditempati korban berada di bangunan yang lantai bawahnya digunakan sebagai apotek layanan 24 jam. Setelah memastikan kendaraannya hilang, korban lalu mengecek rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Dari hasil pengecekan, aksi pencurian diduga terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku diduga memanfaatkan situasi lingkungan yang sepi pada dini hari untuk membawa kabur kendaraan tanpa diketahui penghuni kos lainnya.
Korban mengaku biasanya menggunakan dua sistem pengamanan saat memarkir motor, yakni kunci stang dan kunci cakram. Namun pada malam sebelum kejadian, ia hanya sempat mengunci stang karena kelelahan usai menjalani aktivitas magang.
“Biasanya saya pakai kunci cakram juga. Tapi malam itu cuma kunci stang saja karena sudah capek dan langsung tidur,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp17 juta. Motor itu selama ini menjadi kendaraan utama yang dipakai untuk menunjang aktivitas sehari-hari selama berada di Kota Malang.
Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta membenarkan laporan tersebut. Polisi, kata dia, saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.
“Laporan sudah kami terima dan masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Wilayah Lowokwaru yang dikenal sebagai kawasan pendidikan dengan banyak rumah kos memang kerap menjadi sasaran pelaku curanmor. Area parkir terbuka dan minim pengawasan saat malam hingga dini hari sering dimanfaatkan pencuri untuk beraksi.
Warga, khususnya penghuni kos, diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan pengaman ganda, memarkir kendaraan di area yang mudah dipantau, serta memastikan kamera pengawas berfungsi baik. Pemilik kos juga diharapkan ikut memperketat sistem keamanan agar kasus serupa tidak terus berulang.(ra/hz)

