Jelang Mudik Lebaran 2026, Kapolres Gresik Mendadak Sidak Senjata Api Anggota
SUARA3NEWS - Menjelang lonjakan arus mudik Lebaran 2026, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution tiba-tiba melakukan inspeksi terhadap puluhan senjata api dinas milik anggotanya. Sidak ini dilakukan untuk memastikan seluruh perlengkapan pengamanan benar-benar siap digunakan saat Operasi Ketupat Semeru digelar dan mobilitas masyarakat mulai meningkat.
Operasi Ketupat Semeru sendiri merupakan operasi kepolisian tahunan yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri. Pada periode ini, mobilitas masyarakat meningkat tajam sehingga kesiapan personel dan peralatan menjadi prioritas utama aparat keamanan.
Pemeriksaan tersebut bukan sekadar formalitas. Setiap senjata dicek satu per satu—mulai dari kondisi fisik, fungsi mekanisme, hingga jumlah amunisi—untuk memastikan seluruh perlengkapan benar-benar siap digunakan saat pengamanan Lebaran.
Sidak dilakukan bersama Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) serta Bagian Logistik Polres Gresik. Sasaran pemeriksaan meliputi puluhan senjata api dinas yang dipegang personel Polres hingga jajaran Polsek, baik senjata laras pendek maupun laras panjang.
Dalam kegiatan itu, setiap anggota yang memegang senjata api diwajibkan hadir membawa senjata beserta dokumen administrasi kepemilikannya. Petugas kemudian melakukan pengecekan secara detail untuk memastikan seluruh prosedur telah dipenuhi.
Selain memeriksa kondisi senjata, petugas juga mengecek kebersihan dan kelayakan fungsi mekanisme. Amunisi yang dibawa anggota dihitung ulang dan dicocokkan dengan catatan inventaris guna memastikan tidak ada selisih data.
Tak kalah penting, Surat Izin Memegang Senjata Api (SIMSA) milik personel turut diperiksa masa berlakunya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh anggota yang memegang senjata dinas telah memenuhi syarat administratif yang berlaku.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pengawasan internal untuk menjaga profesionalitas anggota dalam menggunakan senjata api.
“Pengecekan ini merupakan bentuk pengawasan internal yang ketat. Kami memastikan seluruh senjata api dalam kondisi baik dan personel yang memegangnya tertib secara administrasi,” ujar Ramadhan saat memimpin kegiatan.
Menurutnya, langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Operasi Ketupat Semeru 2026, operasi kepolisian tahunan yang digelar secara nasional untuk mengamankan arus mudik dan rangkaian perayaan Idulfitri.
BACA JUGA : Pemkab Gresik Buka Mudik Gratis 2026
Melalui sidak tersebut, Polres Gresik ingin memastikan tidak hanya kesiapan peralatan, tetapi juga disiplin anggota dalam menggunakan senjata api dinas.
Pengawasan ini sekaligus menjadi upaya pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan senjata api oleh aparat. Dengan prosedur yang ketat, penggunaan senjata oleh anggota diharapkan tetap berada dalam koridor aturan dan standar operasional.
Dengan kesiapan personel serta perlengkapan yang terpantau optimal, Polres Gresik menegaskan komitmennya menjaga keamanan masyarakat selama masa mudik hingga perayaan Lebaran.
Momentum Idulfitri sendiri dikenal sebagai periode dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Karena itu, kesiapan aparat keamanan menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama perayaan berlangsung.(hz/*)

