Jember Pakai WFH karena BBM, Jatim Sudah Mencoba: Konsumsi BBM ASN Turun 23 Persen

Sep 11, 2026 - 17:18
 0
Jember Pakai WFH karena BBM, Jatim Sudah Mencoba: Konsumsi BBM ASN Turun 23 Persen
Antrean kendaraan di SPBU di tengah gangguan distribusi BBM yang berdampak pada mobilitas warga di Jember dan sekitarnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Pemkab Jember menerapkan WFH bagi ASN pada 10–12 September 2026. (Foto: PPID Kabupaten Jember)

SUARA3NEWS - Distribusi BBM yang belum normal membuat Pemerintah Kabupaten Jember menerapkan work from home (WFH) bagi ASN pada 10–12 September 2026. Kebijakan itu diambil untuk mengurangi mobilitas di tengah antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

Jember bukan daerah pertama di Jawa Timur yang menggunakan WFH untuk mengurangi mobilitas terkait BBM. Pemprov Jatim sudah lebih dulu menjalankannya sejak April 2026 sebagai bagian dari kebijakan efisiensi energi. Setelah dua bulan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim melaporkan konsumsi BBM kendaraan pribadi ASN turun 23,03 persen dibandingkan Maret.

Angka tersebut muncul dalam evaluasi awal WFH ASN Jatim. Kebijakan yang semula diterapkan setiap Rabu itu kemudian dilanjutkan dengan jadwal baru mulai Juni.

Jatim Mulai WFH Setiap Rabu

Pemprov Jatim mulai menerapkan WFH bagi ASN pada April 2026. Saat kebijakan diumumkan, sekitar 81.700 ASN disebut menjadi sasaran WFH, dengan pola setiap Rabu.

Sejak awal, kebijakan itu ditujukan untuk mengurangi mobilitas ASN sekaligus menekan penggunaan BBM dan energi. Pemprov menghitung rata-rata perjalanan ASN sekitar 14 kilometer sekali jalan atau 28 kilometer pulang-pergi.

Pelaksanaannya tidak berlaku untuk seluruh unit. Perangkat daerah yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat dan pekerjaan tertentu yang membutuhkan kehadiran fisik tetap menjalankan tugas dari kantor.

ASN yang menjalankan WFH tetap wajib melakukan presensi dan melaporkan aktivitas kerja. Pengawasan dilakukan melalui presensi elektronik dan laporan aktivitas harian.

Dua Bulan Berjalan, Konsumsi BBM Turun 23,03 Persen

Setelah pelaksanaan April–Mei, BKD Jatim mengungkap hasil evaluasi WFH tersebut.

Kepala BKD Jatim Indah Wahyuni menyebut konsumsi BBM kendaraan pribadi ASN turun 23,03 persen dibandingkan Maret. Pada periode yang sama, penggunaan BBM kendaraan dinas menghemat Rp128,28 juta atau 7,21 persen.

BKD juga melaporkan penghematan listrik dan air. Namun, penurunan konsumsi BBM tersebut tidak seluruhnya disebabkan WFH.

Menurut BKD, efisiensi juga dipengaruhi pengurangan mobilitas saat WFO, antara lain dengan memaksimalkan rapat, sosialisasi, dan kegiatan lain secara daring.

Jadwal WFH Kemudian Dipindah ke Jumat

Mulai Juni 2026, Pemprov Jatim mengubah hari WFH dari Rabu menjadi Jumat. Perubahan itu dilakukan untuk menyelaraskan kebijakan Pemprov Jatim dengan kebijakan pemerintah pusat.

Perubahan jadwal tersebut tidak menghapus kewajiban kerja ASN. Presensi dan laporan aktivitas tetap menjadi bagian dari pengawasan kinerja.

Hasil evaluasi April–Mei dan perubahan jadwal pada Juni menjadi dua perkembangan dalam pelaksanaan WFH ASN Jatim: evaluasi menunjukkan adanya efisiensi, sedangkan perubahan hari dilakukan untuk menyesuaikan kebijakan dengan pemerintah pusat.

Jember Menggunakannya dalam Situasi Berbeda

Jember menggunakan WFH sebagai langkah sementara ketika distribusi BBM belum normal dan antrean masih terjadi di sejumlah SPBU. Pemkab Jember juga menerapkan pembelajaran daring untuk mengurangi mobilitas selama kondisi tersebut.

Sehari sebelum kebijakan diberlakukan, Pemkab Jember sudah menyiapkan skema WFH jika antrean BBM semakin panjang dan mengganggu mobilitas harian warga.

Konteksnya berbeda dengan Jatim. Di Jatim, WFH sejak awal dirancang sebagai bagian dari efisiensi energi dan pengurangan mobilitas. Di Jember, kebijakan tersebut digunakan sebagai langkah sementara ketika distribusi BBM belum normal.

Pengalaman Jatim memberi angka pembanding yang konkret. Selama evaluasi April–Mei, konsumsi BBM kendaraan pribadi ASN dilaporkan turun 23,03 persen dibandingkan Maret, meski BKD menegaskan ada faktor lain yang ikut memengaruhi penurunan tersebut.

Bagi Jember, hasil evaluasi Jatim bisa menjadi pembanding. Pengurangan mobilitas memang berkaitan dengan turunnya konsumsi BBM, tetapi pelayanan publik tetap harus berjalan selama kebijakan sementara itu diberlakukan.(hz/*)

Helmy Zulkarnain Wartawan / redaktur Suara3News Helmy Zulkarnain adalah wartawan Suara3News yang aktif menulis berita nasional, gaya hidup sosial budaya dan teknologi. Ia juga terlibat dalam peliputan berbagai peristiwa publik Bidang liputan: Pemerintahan & Hukum, Nasional, Sosial Budaya wilayah liputan: Malang Raya, Nasional