Hindari Antrean BBM, Catat Jam Padat SPBU dan Cara Urus QR Code Subsidi Tepat
SUARA3NEWS - Antrean di SPBU bisa lebih panjang pada jam-jam tertentu, terutama saat mobilitas kendaraan meningkat pada pagi dan sore hari. Bagi pengguna Pertalite maupun Solar, mengatur waktu pengisian dan memastikan QR Code Subsidi Tepat sudah siap dapat membantu menghemat waktu.
Bagi pemilik kendaraan roda empat yang masih mengalami kendala pendaftaran atau QR Code, pengurusan juga dapat dilakukan melalui layanan registrasi di SPBU yang menyediakan fasilitas tersebut.
Catat waktu yang biasanya lebih ramai
Di kawasan perkotaan, kepadatan kendaraan umumnya meningkat pada jam berangkat dan pulang kerja. Kondisi ini dapat ikut memengaruhi antrean di SPBU, terutama yang berada di jalur dengan lalu lintas tinggi.
Sebagai patokan praktis untuk menghindari periode mobilitas yang lebih ramai, pengendara bisa mengantisipasi rentang waktu:
-
07.00–09.00 WIB, saat aktivitas berangkat kerja, sekolah, angkutan umum dan kendaraan logistik mulai meningkat.
-
16.00–18.30 WIB, ketika arus kendaraan kembali ramai bersamaan dengan jam pulang kerja.
Jika tidak mendesak, pengisian BBM bisa dilakukan di luar periode tersebut, misalnya sekitar 11.00–13.30 WIB atau setelah 19.30 WIB.
Kondisi antrean tentu berbeda di setiap SPBU. Lokasi, arus lalu lintas dan aktivitas di sekitarnya turut memengaruhinya.
Ada kendala QR Code? Minta bantuan petugas
Pemilik kendaraan roda empat yang belum menyelesaikan pendaftaran Subsidi Tepat atau mengalami kendala saat verifikasi dapat memanfaatkan layanan registrasi yang tersedia di SPBU tertentu.
Petugas dapat membantu proses pendaftaran atau mengarahkan pengguna ketika mengalami kendala dalam proses registrasi. Agar tidak mengganggu antrean pengisian, pengurusan data sebaiknya dilakukan melalui area layanan yang disediakan, bukan di jalur dispenser.
Siapkan dokumen sebelum datang
Jika melakukan pengurusan secara langsung, siapkan dokumen dan kendaraan yang akan didaftarkan.
Yang perlu disiapkan antara lain:
-
KTP pemilik kendaraan.
-
STNK, bagian depan dan belakang.
-
Kendaraan yang akan didaftarkan, karena proses verifikasi mencakup foto kendaraan tampak depan dan samping.
Pastikan data pada dokumen sesuai dengan kendaraan yang didaftarkan. Pendaftaran Subsidi Tepat tidak dipungut biaya.
Simpan QR Code dalam bentuk cetak
QR Code tidak harus hanya tersimpan di ponsel. Pengendara juga bisa menyiapkan print out QR Code dan menyimpannya di kendaraan.
Cara ini bisa menjadi cadangan ketika baterai ponsel habis atau terjadi kendala pada perangkat saat QR Code dipindai di SPBU. Kanal resmi Subsidi Tepat juga menyediakan opsi untuk mencetak atau mengunduh QR Code setelah kendaraan terverifikasi.
Jika QR Code bermasalah atau transaksi mengalami kendala, pengguna dapat meminta bantuan petugas SPBU atau menghubungi Pertamina Call Center 135.
Informasi layanan Subsidi Tepat juga dapat diakses melalui portal resmi subsiditepat.mypertamina.id.(hz)

