Semeru Catat 21 Gempa Letusan dalam 6 Jam, Ini Zona yang Masih Berbahaya

Aug 28, 2026 - 15:39
 0
Semeru Catat 21 Gempa Letusan dalam 6 Jam, Ini Zona yang Masih Berbahaya
Gunung Semeru terlihat dari sisi tenggara saat aktivitas vulkanik masih berlangsung. Semeru tercatat mengalami 21 kali gempa letusan dalam enam jam pengamatan pada Jumat (28/8/2026).(foto:Ist)

SUARA3NEWS - Gunung Semeru tercatat mengalami 21 kali gempa letusan dalam enam jam pengamatan pada Jumat (28/8/2026), mulai pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Status gunung masih berada pada Level III atau Siaga.

Laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru juga mencatat dua kali gempa guguran dan dua kali gempa hembusan dalam periode pengamatan tersebut.

Masyarakat, pengunjung, dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak Semeru.

Aktivitas juga dilarang dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak karena kawasan tersebut masih berisiko terhadap lontaran batu pijar.

Di luar batas itu, masyarakat diminta menjauh sedikitnya 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Area sepanjang sungai tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas guguran dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.

Sementara itu, jalur pendakian Gunung Semeru masih ditutup setelah kebakaran hutan di kawasan Blok Ranu Kembang pada 26 Agustus 2026. Sebanyak 172 pendaki sebelumnya telah dievakuasi dari kawasan Ranu Kumbolo pada Kamis (27/8).

Aktivitas pendakian belum dibuka kembali hingga ada keputusan lebih lanjut dari pihak berwenang.(hz/*)

Helmy Zulkarnain Wartawan / redaktur Suara3News Helmy Zulkarnain adalah wartawan Suara3News yang aktif menulis berita nasional, gaya hidup sosial budaya dan teknologi. Ia juga terlibat dalam peliputan berbagai peristiwa publik Bidang liputan: Pemerintahan & Hukum, Nasional, Sosial Budaya wilayah liputan: Malang Raya, Nasional