Kebakaran Bromo Meluas, Lima Akses Wisata Masih Ditutup

Aug 12, 2026 - 15:27
 0
Kebakaran Bromo Meluas, Lima Akses Wisata Masih Ditutup
Akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo masih ditutup menyusul kebakaran hutan dan lahan yang meluas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Penutupan berlaku di lima pintu masuk dari Probolinggo, Pasuruan, Malang dan Lumajang hingga 15 Agustus 2026.(Foto:Dok. BBTNBTS)

SUARA3NEWS - Lima akses masuk wisata Gunung Bromo masih ditutup di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan yang meluas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Balai Besar TNBTS memperpanjang penutupan kawasan wisata hingga 15 Agustus 2026. Sebelumnya, seluruh aktivitas kunjungan dihentikan sejak Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB. Perpanjangan dilakukan karena kondisi kawasan masih dalam penanganan.

Lima akses yang ditutup tersebar di empat kabupaten. Dari Probolinggo, penutupan berlaku di Cemorolawang. Dari Pasuruan, wisatawan tidak bisa masuk melalui Wonokitri.

Sementara dari Kabupaten Malang, dua akses yang ditutup adalah Jemplang dan Coban Trisula. Sedangkan dari Lumajang, penutupan berlaku di Senduro.

Penutupan ini berlaku untuk akses kunjungan wisata ke kawasan TNBTS. Jadi, tidak tepat jika diartikan seluruh ruas jalan umum menuju wilayah sekitar Bromo ditutup.

Area Terdampak 921,42 Hektare

Di tengah penutupan akses wisata, penanganan kebakaran masih berlangsung di sejumlah titik kawasan TNBTS.

Data sementara BPBD Kabupaten Malang hingga Selasa (11/8/2026) malam mencatat luas area terdampak mencapai 921,42 hektare. Angka tersebut masih dapat berubah karena pendataan di lapangan terus dilakukan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menyebut titik api terbesar masih berada di kawasan Pakis Bincil Dingklik. Sementara titik api di P30 sudah dinyatakan nihil. Di kawasan Penanjakan, api yang tersisa disebut masih dalam skala kecil, dikutip dari kompas

Kebakaran pertama kali terpantau pada 3 Agustus 2026 di sekitar Bukit Jantur atau Bantengan, Kabupaten Probolinggo. Dalam perkembangannya, kebakaran kemudian terpantau di sejumlah kawasan lain di sekitar TNBTS.

Pemadaman Masih Berjalan

Tim gabungan masih melakukan pemadaman dari darat dan udara. Tiga helikopter, terdiri dari dua unit BNPB dan satu unit Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kembali dikerahkan untuk water bombing di kawasan Pusung Duwur, wilayah Dingklik.

Dalam operasi Selasa (11/8), tercatat 16 rit dalam lima sortie dengan sekitar 37.000 liter air yang dijatuhkan ke titik-titik kebakaran. Akumulasi air yang digunakan sejak operasi water bombing dimulai mencapai sekitar 205.800 liter.

Pemadaman tidak sepenuhnya mudah. Kabut dan kepulan asap mengganggu jarak pandang ke titik sasaran, sementara kondisi medan juga menjadi kendala bagi petugas di lapangan.

Bagi wisatawan yang sudah membeli tiket pada periode penutupan, TNBTS menyediakan pilihan refund atau reschedule sesuai ketentuan. Informasi pembukaan kembali kawasan akan disampaikan melalui kanal resmi TNBTS.

Sampai 15 Agustus 2026, lima akses masuk wisata Bromo dari Probolinggo, Pasuruan, Malang dan Lumajang masih ditutup, menunggu perkembangan penanganan kebakaran di kawasan TNBTS.(hz/*)

Helmy Zulkarnain Wartawan / redaktur Suara3News Helmy Zulkarnain adalah wartawan Suara3News yang aktif menulis berita nasional, gaya hidup sosial budaya dan teknologi. Ia juga terlibat dalam peliputan berbagai peristiwa publik Bidang liputan: Pemerintahan & Hukum, Nasional, Sosial Budaya wilayah liputan: Malang Raya, Nasional